Review Buku Berteman dengan Demam oleh Dokter Apin

mengatasi demam pada anak tanpa panik
Sumber gambar: Pixabay

Pengalaman Menangani Anak Demam

Demam adalah reaksi yang menggambarkan adanya suatu proses dalam tubuh. Demam diciptakan oleh tubuh untuk banyak tujuan baik. Pada kondisi demam, perkembangbiakan virus dan bakteri di dalam tubuh justru sedang dihambat. (dokter Apin).

Hampir setiap ibu mengalami fase bingung atau panik ketika berhadapan dengan demam. Pun dengan saya sendiri. Ketika anak pertama lahir kami masih tinggal bersama mertua, dan ibu adalah seorang pensiunan perawat yang sedikit banyak paham dunia kedokteran.

Jika adalah masalah dengan anak, pasti saya konsultasikan dengan ibu sebelum memutuskan untuk membawa ke dokter atau cukup dirawat di rumah. Pengalaman dengan demam dan antipiretik saya alami pertama kali saat baby Hasna imuninasi. Waktu itu bidan memberikan paracetamol drop dan meresepkan untuk memberikannya setelah kurang lebih 2 jam, baik bayi demam atau tidak.

Saya hanya mengernyitkan dahi. Belum demam kenapa harus diberi paracematol? Batin saya tidak sepakat dengan beliau. Sampai rumah tentu saya konsultasikan dengan ibu dan beliau pun menyarankan untuk tidak memberikan paracetamol tersebut.
Maka ketika bayi demam, yang saya lakukan adalah treatment dengan memberikan ASI terus-menerus, sesekali mengompres, dan skin to skin dengan bayi dan terus memantau suhu tubuhnya. Alhamdulillah dengan cara ini si bayi pun tenang.

Buku Berteman dengan Demam, Rujukan yang Lengkap untuk Orang Tua

Saat akan pindah ke Bali mengikuti suami, saya sadar tidak bisa terus-menerus bergantung pada orang tua. Maka saya pun mengumpulkan referensi yang sekiranya akan saya butuhkan untuk merawat bayi. Waktu itu Baby Salsabila baru berusia 5 bulan. Saya pun membeli buku ‘Berteman dengan Demam’ yang ditulis oleh dr. Arifianto, Sp.A dan dr, Nurul U.Hariadi, FAAP.

Sebelumnya, saya sudah mengikuti akun media sosial dr. Arifianto atau yang dikenal dengan dr. Apin. Saran-saran dr. Apin yang simpel sering membuat saya tersenyum simpul dan menyimpulkan bahwa tak ada yang sulit asal kita bisa memahami kondisi anak.

Waktu itu, usia salsa kurang lebih 1 tahun, saya sempat panik saat tiba-tiba Baby Salsa demam. Tak seperti biasanya, demamnya di atas 40◦C (dercel). Saat anak demam, seringnya saya selow saja menghadapinya. Cukup skin to skin treatment, kompres air hangat, banyakin ASI dan air putih, bikin nyaman anak, dan cek berkala suhu tubuhnya. Saya jarang sekali buru-buru memberi antipiretik semacam paracetamol.

Sehari sebelum demamnya mencapai 40 dercel, saya mencari informasi (lagi) mengenai demam dan cara mengatasinya. Buku 'Berteman dengan Demam' tulisan dr. Arifianto aka dr. Apin menjadi rujukan saya. Selain itu, saya juga berselancar di dunia maya mencari informasi mengenai hal-hal yang belum tercantum di dalam buku. Saya pun berusaha sharing pengalaman dengan sesama ibu lewat chatting di whatsApp group dan mencari file yang saya butuhkan di grup-grup parenting di facebook.

Hari ketiga ketika demam Baby Salsa tak kunjung turun saya pun membawanya ke dokter. Beliau membenarkan tindakan saya yang melakukan home treatment terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk merujuk ke faskes.

Sebenarnya, waktu itu saya mengalami panik luar biasa. Kakaknya sekolah, adiknya demam, dan ayahnya kerja dengan sistem shift. Malam sebelum membawa baby Salsa ke dokter, ayahnya shift malam dan pulang sekitar pukul 3 pagi. Setelah itu kami bergantian menjaga bayi karena sebelumnya saya hampir tidak bisa bersitirahat.

Namun waktu itu dokter pun tidak menemukan penyebab demamnya, karena setelah dilakukan cek laboratorium pun, tidak ada tanda demam berdarah/DBD seperti yang dikhawatirkan. Akhirnya hanya diresepkan antipiretik dan terus menyusui seperti yang sudah saya lakukan. Saat itu, saya merasakan manfaatnya memiliki buku rujukan yang tepat seputar demam.  

buku rujukan ilmu kesehatan anak sehari-hari

Isi Buku  Seri Sehat Bersama Dokter Apin, 'Berteman dengan Demam'

Menurut Dokter Apin dalam buku ini, ada 3 pertanyaan yang harus terjawab sebelum membawa anak ke rumah sakit dan dirawat.
Apa diagnosis anak (dalam bahasa medis)?
Apa saja terapinya (tidak harus selalu berupa obat atau resepnya)?
Apa saja kondisi kedaruratan yang harus membuatnya segera dibawa ke dokter?

Alhamdulillah, buku ini memberikan bekal untuk orang tua berkaitan dengan ilmu kesehatan sehari-hari untuk mengasuh anak, terutama yang berkaitan dengan demam.

Apa saja Isi Buku Berteman dengan Demam

  • Seputar demam, tentang fakta dan mitos demam, bagaimana mengatasi anak demam, dll
  • Tentang kejang demam, apakah terjadi pada semua anak, dan apa yang harus dilakukan ketika anak mengalami kejang demam
  • Mengenal berbagai macam demam ruam
  • Demam berdarah Dengue
  • Mengenal dan menangani demam tifoid
  • Infeksi saluran Napas (ISPA)
  • Infeksi Saluran kemih (ISK)
  • Seputar Bayi baru lahir
  • Diare dan Muntah pada anak
  • Berbagai macam alergi pada anak
  • Asma pada anak
MasyaAllah, lengkap sekali, bukan?

Buku ini tepat sekali menjadi rujukan orang tua atau siapapun yang mengasuh anak. Bahasannya cukup detail dan dilengkapi dengan langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan untuk menangani masalah kesehatan sehari-hari pada anak.

Jujur, saya baru bisa menakar dengan tepat berapa dosis paracetamol yang harus saya berikan untuk anak saat demam, setelah membaca buku ini. Dokter Apin dan Dokter Nurul memberikan penjelasan yang lengkap dan jelas di tiap tema.

Semoga bermanfaat,

Salam,

 
Judul buku: Berteman dengan Demam
Penulis: dr. Arifianto, Sp.A dan dr. Nurul I. Hariadi, FAAP
Penerbit: Kata Depan
Tahun Terbit: Cetakan Pertama, September 2017
250 Halaman
No ISBN: 979-602-6475-76-3

 
 

11 komentar untuk "Review Buku Berteman dengan Demam oleh Dokter Apin"

  1. Aq follower dokter apin dan tergoda beli bukunya tapi belom kesampaian beli sampe sekarang. Xixixixi. Iya nih mba sama kalau anak demam aku biasanya observasi dl baru saya kasih paracetamol

    BalasHapus
  2. Iya kunci saat anak sakit adalah pengetahuan dasar tentang demam dkk ya terus harus tenang dan nggak panikan karena malah bikin situasi tak terkendali...

    BalasHapus
  3. Aku ngikutin juga tips2 dr.Apin di Twitter. Suka dengan bahasa penyampaiannya yg enak dan mudah dicerna. Pasti demikian pula dg bukunya ya. Trims review utk buku ini Rin

    BalasHapus
  4. Senangnya, sekarang semakin banyak pilihan rujukan, di momen bingung atau panik hadapi anak-anak yg demam

    BalasHapus
  5. Sekarang banyak buku keren ya mbak buat panduan emak2, khususnya emak2 baru biar nggak kagetan dan bingungan dengan kondisi anak.

    BalasHapus
  6. Aku juga akan menjadi follower dokter Apin. Dan buku berteman dengan demam ini sangat cocok untuk para ibu-ibu muda atau yang baru menjadi ibu. Biar nggak panik dan sepaneng sendiri saat anak demam.

    BalasHapus
  7. Aku tuh dulu parno banget sama demam apalagi waktu nadia bayi pernah sampe kejang. Coba buku ini dulu udah ada ya. Insyaallah bakalan pengen baca juga ah biar nambah ilmu soal demam pada anak

    BalasHapus
  8. Demam pada anak memang harus dikenali tanda-tandanya. Karena demam itu efek ada sesuatu yang terjadi pada tubuh seseorang. Apalagi anak-anak belum bisa mengutarakan rasa yang dialaminya. Aku dulu pakai rujukan majalah parenting dan kesehatan selama mendampingi anak-anak tumbuh. Sekarang enak ya ada pilihan buku yang khusus membahas tentang demam seperti milik dr. Apin

    BalasHapus
  9. Buku panduan kesehatan gitu sekarang menarik ya bahasanya. Lebih ringan dan mudah dipahami. Jadi masyarakat makin aware dengan kesehatan

    BalasHapus
  10. Aaah ini buku yang pengen ku beli tapi selalu ke-skip mbak hahaha btw aku juga follower sokter Apin nih, penyampaiannya enak ya mbak. Semoga aku bisa beli deh bukunya, lumayan buat dibaca2 pas senggang ya hehe

    BalasHapus
  11. Butuh nih aku buku ini Mba. Buat persiapan nanti kalo punya anak jadi nggak bingung dan khawatir ya karena ada panduannya begini

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan memberikan feedback/komentar di blog ini.

Mohon untuk tidak menyematkan link hidup dan spamming lainnya. Jika tetap ada akan saya hapus.


Salam,