Daftar Barang Persiapan Persalinan yang Wajib Dibawa ke RS

Daftar Isi

Daftar Barang untuk persiapan persalinan

Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Menyiapkan barang bawaan sebelum due date persalinan adalah keharusan bagi seorang ibu hamil. Paling tidak, sebulan sebelum hari perkiraan lahir (HPL) bunda dan ayah sudah mulai menyiapkannya. Minimal untuk barang-barang yang sangat dibutuhkan, sambil terus evaluasi mana barang yang harus dibawa tapi belum lengkap.

Saat anak pertama dulu, begitu periksa di bidan dan mendapatkan buku periksa, bidan juga melampirkan barang apa saja yang harus saya bawa untuk persiapan persalinan. Saya pun menyiapkan barang-barang sesuai rekomendasi beliau, dengan tambahan barang sesuai saran seorang teman.

Qadarullah, saya mengalami ketuban pecah dini tepat satu pekan sebelum HPL. Rencana untuk melahirkan di praktik bidan terdekat harus diubah karena saya dirujuk ke RS.

Saya pun tak sempat menyiapkan barang selain yang sudah saya siapkan di dalam tas. Waktu itu saya sudah tak keruan rasanya. Saya menunggu di tempat praktik bidan sementara suami mengambil kendaraan untuk mengantar ke RS.

Alhasil esoknya saya cukup kesulitan karena barang yang saya bawa kurang lengkap. Apalagi saya harus operasi dan dipasang infus plus kateter selama di RS. Tentunya jadi merepotkan suami karena harus bolak-balik ke rumah untuk mengambil barang yang saya butuhkan.

Ketika hamil anak kedua, persiapan saya jauh lebih matang. Waktu itu saya mempersiapkan diri untuk melahirkan normal setelah sebelumnya sesar (VBAC). Rumah sakit rujukan saya adalah RS Roemani Muhammadiyah. Pertimbangan memilih RS ini karena lokasinya yang terbilang masih mudah dijangkau dari kediaman mertua di Tlogosari. Selain itu, ada pertimbangan dokter praktik dan pertimbangan pribadi.

Usia kehamilan 7 bulan saya baru mulai periksa kehamilan di Roemani. Dokter menyarankan untuk mengikuti senam hamil, saya pun mematuhinya. Di sela-sela kegiatan senam hamil dan jadwal rutin kontrol, saya gunakan untuk mengumpulkan informasi seputar layanan RS untuk persalinan.

Saya datang ke bagian informasi dan mencoba bertanya melalui website-nya. Saya  tanyakan seputar biaya kamar, perkiraan biaya persalinan total jika persalinan normal dan jika sesar, fasilitas yang didapatkan, apakah harus bawa pakaian bayi sendiri, dll. Saya juga mengumpulkan informasi dari teman-teman yang pernah melahirkan di sana. 

Simpulannya, saya menyiapkan berbagai barang yang diperlukan dari hasil mengumpulkan info tersebut. Saya bagi menjadi 2 kategori, ya. Yaitu barang-barang bunda dan keperluan bayi.

Barang Bunda untuk Persiapan Persalinan di RS

1. Daster/gamis longgar dengan akses menyusui

Setelah proses persalinan dan IMD selesai, perawat akan membersihkan badan bunda dan memandikan bayi. Di sini, bunda akan berganti pakaian dengan pakaian pribadi. Pilihlah gamis/daster longgar yang nyaman dan menyerap keringat. Usahakan juga membawa yang bagian lengannya tidak berkaret, untuk antisipasi. Ketika bunda harus diinfus, bagian lengan berkaret akan menyulitkan saat berganti pakaian.

2. Atasan longgar dengan akses menyusui

Atasan longgar dengan bukaan depan akan sangat membantu ketika bunda melahirkan secara sesar. Biasanya, pasca sesar bunda hanya dipakaikan baju atasan, karena bagian bawah harus dicek secara berkala dan rutin diberikan obat melalui injeksi/suntik dan biasanya dipasang kateter urin.

3. Korset dengan velcro/gurita dewasa

Setelah persalinan, rahim dan perut bunda akan berproses untuk kembali mengecil. Untuk itu diperlukan juga alat bantu yaitu korset atau gurita dewasa. Umumnya RS menyediakan kedua item ini untuk kondisi darurat ketika bunda tidak membawanya. Tak ada salahnya juga untuk membawa sendiri dari rumah. Jangan membawa korset dengan pengait karena akan sangat menyulitkan.

4. Pembalut untuk Persalinan

Bawalah pembalut ukuran panjang khusus untuk nifas karena darah yang keluar setelah persalinan sangat deras dan banyak. Biasanya RS juga menyediakan. Tak ada salahnya untuk membawa sendiri apalagi jika sudah nyaman dengan merek tertentu yang mungkin saja berbeda dengan yang disediakan oleh pihak RS.

5. Pakaian dalam

6. Perlengkapan mandi (termasuk handuk)

7. Camilan sehat dan Kurma untuk Tahnik

Camilan sehat dibutuhkan untuk recovery bunda pasca persalinan. Terlebih jika persalinan terjadi bukan pada saat malam hari dan pihak RS tidak memungkinkan untuk memberikan makanan karena bukan jadwalnya.

Waktu itu saya hanya membawa sekotak kecil kurma ajwa yang saya siapkan untuk tambahan nutrisi sekaligus untuk tahnik bayi (tapi mahal terlupa). Akhirnya setelah berada di kamar inap saya hanya bisa makan kurma dan minum air putih.Saat subuh saya kelaparan, akhirnya minta suami membelikan roti ke minimarket terdekat setelah salat subuh.  

Namun untuk persalinan sesar, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokternya apakah bisa langsung makan atau harus menunggu sekian jam setelah operasi.

8. Jilbab bergo/jilbab langsung yang nyaman bagi yang berhijab

Membawa jilbab yang praktis tentunya akan lebih memudahkan ketika ada dokter visit, ada yang berkunjung, dll. Juga ketika akan sekadar mencari udara ke luar ruangan  

9. Breast pads

Biasanya, produksi ASI di awal-awal akan cukup deras. Untuk mencegah ASI mengotori pakaian, sebaiknya sediakan breastpad baik disposable maupun washable.

10. Breast pump (optional)

Saya sendiri tidak membawa breastpump karena memang tidak berencana memompa ASI. Seperti halnya saat anak pertama, ASI saya baru keluar di hari ke-2. Selama itu, bayi selalu saya susui tanpa bantuan breastpump. Namun jika bunda merasa perlu membawa, bawalah pompa ASI yang simpel dan tidak merepotkan selama di RS.

11. Basic Skincare

Membawa kosmetik dasar juga penting, ya Bunda. Asalkan skincare yang digunakan adalah yang cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Setidaknya, selama di RS Bunda tetap memerhatikan kondisi bunda sendiri.

12. Celamis (Celana panjang dalaman gamis)

Celana panjang untuk dalaman gamis baik leging maupun kulot tentunya dibutuhkan saat bunda mengenakan gamis/daster longgar. Tujuannya supaya gerak lebih aman, tidak tersingkap terutama selama menyusui dan berada di ranjang RS.

 
Perlengkapan Bayi yang perlu disiapkan untuk ke RS

1. Pakaian bayi lengan pendek

2. Pakaian bayi lengan panjang

3. Popok kain

4. Alas ompol

5. Bedong  

Poin 1 – 5 ini, telah disediakan di RS tempat saya melahirkan. Jadi, waktu itu saya hanya membawa beberapa. Pakaian bayi yang disediakan di RS tentunya bergantian dengan bayi lainnya. Saya merasa tenang untuk tetap memakai fasilitas pakaian bayi dll dari RS karena saya yakin prosedur kebersihan di RS sudah sangat memenuhi standar. Saya pun tak perlu repot memikirkan laundry pakaian bayi dan pernak-perniknya.

Namun jika bunda lebih suka membawa pakaian bayi sendiri, hal ini sangat bisa dikomunikasikan ke pihak RS/perawatnya.

6. Popok sekali pakai/clodi

Selama di RS higga usia 7 hari, disarankan bayi hanya dipakaikan popok kain agar bisa terus diobservasi. Kuantitas BAB dan BAK sangat menentukan kondisi kesehatan bayi, sehingga harus terus dipantau. Clodi/pospak bisa digunakan saat pulang dari RS supaya tidak repot di kendaraan jika bayi BAK/BAB.

7. Sarung tangan dan kaki bayi

8. Topi bayi

9. Perlengkapan mandi bayi 

10. Anting-anting (jika akan memakaikan, dan RS pun biasanya menyediakan)

11. Gendongan bayi

12. Tisu basah

Tisu basah/kapas basah digunakan untuk membersihkan bayi setelah BAK/BAB.

13. Selimut Bayi

Di luar daftar tersebut di atas, ayah dan bunda juga perlu menyiapkan barang bawaan bagi yang akan menemani di RS selama persalinan dan perawatan. Misalnya yang akan menemani adalah ayah, bawalah pakaian ganti untuk 2-3hari, sarung, sajadah kecil, perlengkapan mandi, dan jangan lupa membawa surat-surat yang diperlukan untuk administrasi di RS.

Jumlah barang yang dibawa, sesuaikan dengan kondisi, tapi biasanya minimal membawa 3 potong masing-masing. Jika rumahnya jauh dari RS bisa membawa lebih supaya tidak repot. Jika rumahnya dekat, bisa membawa barang minimal karena lebih memungkinkan untuk bolak-balik ke rumah untuk mengambil barang.

Semoga bermanfaat, ya! Terutama bagi ayah/bunda yang tengah menanti kelahiran ananda.

Salam,


Posting Komentar

Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner