Assalamu'alaikum, Ayah – Bunda.
Anak-anak tidak suka sayur sering menjadi kendala dan pikiran kaum ibu ya. Seperti anak saya, meskipun terbilang tidak terlalu pilah-pilih makanan, tapi hanya mau beberapa jenis sayur.
Ya, saya harus bersyukur dia mau makan sayur bayam, buncis dan kacang panjang. Ada kan anak-anak yang sama sekali tidak mau makan sayur? Tapi saya ingin membuatnya kembali menyukai wortel, mau makan sawi, kembang kol, brokoli, dll. Hal ini menjadi tantangan buat saya untuk mengolah makanan yang dia sukai dengan sayur-mayur.
Oia, sebelumnya pernah saya siasati dengan memberinya nugget ayam-sayur homemade, namun rupanya dia kurang menyukai rasa nugget-nya. Sejak saat itu dia tidak antusias dengan nugget.

Suatu hari kami belanja ke supermarket dan berniat membeli beberapa frozen food untuk stok di saat darurat. Misalnya terlambat bangun sahur atau mendadak kelaparan di tengah malam, kami tidak kesulitan mengolah makanan.
Tiba-tiba matanya tertuju pada kemasan So Good Chicken Nugget dengan aneka bentuknya, ada Alfabet, dinosaurus, jet, dll. Si Kakak rupanya tertarik dengan bentuk jet, dan dia pun memaksa untuk memasukkan sebungkus nugget ke dalam keranjang.
Saya dan suami tersenyum simpul. Baiklah, kalau si Kakak ternyata nggak suka, kami bisa menghabiskannya supaya tidak mubadzir.
Sampai di rumah dia tak sabar ingin segera makan naget pesawat, katanya.
Taraaaa! Tak disangka dia menghabiskan 2 potong naget dalam sekejap. Hohoho! Rupanya lidah anak ini tahu mana makanan yang berkualitas dan yang tidak. Dia bisa membedakan mana naget yang terasa daging ayamnya dan mana yang hanya menggunakan sedikit daging ayam sebagai tambahan/perasa saja.
Aha! Saya jadi ada ide mengombinasikan makanan kesukannya ini dengan sayur dan mie untuk menu buka puasa. Iyes! Menurun dari ayahnya, si Kakak gemar sekali makan mie. Tentu konsumi mie-nya sangat saya batasi.
Kebetulan tahun ini si Kakak baru mulai belajar puasa, kadang mau bangun untuk makan sahur kadang juga tidak mau bangun. Namun untuk menu buka puasa saya usahakan untuk memasak makanan yang disukainya. 

Pilihan bahan segar dikombinasikan dengan produk berkualitas So Good

Kita buat Mie Capcay Naget So Good aja deh!
Yuk kita siapkan dulu bahan dan bumbunya:
1. 100 gram kembang kol, potong kecil-kecil sesuai kuntumnya
2. 1 wortel, kupas, potong tipis kecil
3. 1 bonggol pokcoy/sawi sendok
4. 1 buah tomat merah, potong memanjang
5. 2 lonjor sosis ayam, potong kurang lebih 2cm
6. 100 gram udang, buang kepala dan kupas kulitnya
6. 1 batang bawang daun, potong menyerong
7. 1 buah bawang bombay ukuran kecil, cincang kasar
8. 3 siung bawang putih, haluskan
9. 4 sendok makan minyak untuk menumis
10. 1 sendok teh garam
11. 1 sendok makan gula pasir
12. 1 gelas air
13. 1 bungkus mie instan, rebus lalu tiriskan (mie ini untuk si Kakak saja meskipun dia tidak bisa memgahaboskan semuanya. Untuk Ayah dan Bunda tetap makan nasi) 
14. CHICKEN NUGGET SO GOOD secukupnya. Goreng, tusuk dengan tusuk gigi
 
Ehm! yang tadi udangnya kelewat, heheheh
Bagaimana cara memasaknya? Super duper mudah loh!
1. Tumis bawang putih yang telah dihaluskan sampai harum
2. Masukkan bawang bombay cincang, tumis hingga layu
3. Masukkan udang kupas, tumis sebentar hingga berubah warna
4. Masukkan segelas air, tunggu hingga mendidih
5. Masukkan kembang kol dan wortel, aduk-aduk lalu tunggu hingga agak layu
5. Masukkan potongan sosis
6. Masukkan gula pasir dan garam, koreksi rasa
8. Masukkan tomat dan bawang daun,
9. Setelah matang angkat dari kompor
10. Siapkan mie yang telah direbus, tata dalam piring saji. Siram capcay ke atas mie rebus, taruh nugget di atasnya dengan bantuan tusuk gigi.
11. Mie capcay nugget ayam So Good siap dihidangkan.

Taraaa! ini kalo dizoom nih..
 moga-moga nggak membuat lapar yang melihatnya sebelum waktu berbuka puasa

Begitu melihat tampilan masakan kali ini, si Kakak langsung antusias. Namun dia hanya menghabiskan sedikit mie, sayur kembang kol, wortel, udang, sosis dan nuggetnya. Hm.. Lumayan kali ini dia mau makan wortel dan kembang kol. Besok-besok semoga meningkat dengan mau makan sayur lainnya.
Kalau Ayah Bunda gimana caranya menyiasati anak-anak supaya suka makan sayur untuk buka puasa atau sahur? Sharing yuk!
Semoga cerita saya ini bermanfaat,
Salam,