Saat sedang galau atau sedikit stress, jalan-jalan sore bersama suami adalah obat mujarab. Kadang, jalan-jalan sore pun hanya sekedar mencari angin segar dan sekedar membeli sebiji eskrim untuk berdua (muehehehe. Romantis apa ngirit nih?! Ups!).
Dan sore itu, sengaja jalan-jalan plus kulineran. Oia, wisata kuliner sekitar Tlogosari juga salah satu hobi kami; lebih tepatnya aku sih yang ngajak karena suami jarang wiskul.
Kali ini tujuannya ke warung Gerobak Kuliner, warung yang
sering kami lewati dan gambar ketan nya melambai-lambai. Hm… kelihatannya enak legit gurih banget tuh ketan, secara all about makanan dari ketan itu aku suka sekali mulai dari klepon, wajik, sengkulun, wingko, dll.
gambar ketan yang melambailambai

suasana di GK
with Hasna

GK
Lokasi GK ada di Jalan Parang Kusumo Tlogosari, di sebelah toko roti virgin, di dekat taman. Sampai di GK pengunjungnya cukup ramai, masih ada beberapa meja yang kosong. Langsung saja kami memilih bangku yang bisa menghadap ke taman. Begitu sampai dan melihat daftar menu, rasanya ingin semuanya dipesan. Tapi tak mungkin juga kan?! Adab makan dalam islam juga bilangnya makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang. Hmm…
daftar menu
Pilihanku jatuh pada es durian. Harganya 13.900, dan tambah seribu untuk es durian coklat. Pesan es duriannya satu buat berdua, lagi-lagi biar romantic dan masih mencoba jadi takut eneg dan tidak habis. Main course nya pesan mie ayam dan suami pesan bakso kuah.
Es duriannya muantabs! Maknyuss! Manis banget tapinya. Untuk yang tidak begitu suka manis, mungkin terlalu manis. Duriannya segar dan manis, pulen. Ditambah kuah santan dan saus durian juga. Hm… legit gurih sekali di lidah.
Mie ayamnya cukup enak, tapi kuahnya seperti kuah instan. Mie baksonya juga kurang memuaskan, tapi cukuplah terobati dengan lezatnya es durian. Jadilah sore itu makan kenyang, padahal tujuan awalnya mau makan ketan malah makan yang lain. Oke, lain kali datang lagi buat makan ketan. Muehehehe.
Kali kedua kami ke GK, sore juga sambil mencari udara segar dan membeli beberapa keperluan baby Hasna. Tujuan utamanya tentu mencicipi ketan GK yang telihat menggoda. Arin pesan ketan durian, dan suami pesan ketan sirkaya, lalu pesan mie katsu goreng.
pesanan kami
ketan durian (kuning) dan ketan sirkaya (hijau)

ludes dalam hitungan menit
Begitu pesanan ketan datang, langsung ludes. Ketan duriannya gurih, tapi (lagi-lagi) terlalu manis, saus duriannya terasa sangat legit. Ada rasa durian segar tapi dicampur gula dan pasta durian. Ketan sirkayanya lebih mantap! Paduan gurih dan manis legitnya lebih pas, pantas saja jadi menu favorit di sini. Recommended  untuk para pecinta ketan.
mie katsu goreng
Untuk mie goreng katsu nya, dalam bayanganku adalah mie goreng dan katsu goreng. Ternyata, mie kuah dan katsu goreng. Hihi, setelah membaca lagi nama menunya ‘mie katsu goreng’ barulah sadar kalau itu mie dipadu dengan katsu goreng. Anyway, enak juga mie dan katsu gorengnya.

Katanya sih warung GK ini sudah masuk beberapa Koran dan juga pernah dapat kunjungan dari kompas TV. Suasananya enak tapi jalan di depannya cukup ramai karena di dekat warung ada toko roti terkenal dan banyak kendaraan lalu lalang. Enak untuk ngobrol atau sekedar janjian dengan teman dan minum kopi atau menikmati sepiring ketan. 

Yummy deh, itadakimasu! 
Makan Enak Tidak Harus Mahal (ini tagline GK)